Blog ini tidak dibuat oleh seorang Saksi Yehuwa. Blog ini membahas ajaran Saksi Yehuwa dengan menggunakan publikasi dan Alkitab. Ditujukan kepada siapa saja yang berhati tulus dan ingin memeriksa kebenaran pengajaran Saksi Yehuwa.

Kamis, 10 Februari 2011

Mengapa menggunakan nama “saksiyehuwa.org”, padahal Saudara bukan Saksi Yehuwa? Ingin cari gara-gara?

Pertama, saya tidak ingin mencari gara-gara

Kedua, saya jika saya memang ingin cari gara-gara, bukannya lebih mudah jika saya menuliskan “Website ini adalah website resmi Saksi Yehuwa” atau “Website ini diperuntukkan bagi persaudaraan Saksi Yehuwa seluas dunia”? Tetapi saya memilih untuk menuliskan “saksiyehuwa.org bukanlah website resmi Saksi Yehuwa, melainkan website yang ditujukan untuk membahas ajaran Saksi Yehuwa dari sudut pandang pemahaman Alkitab Kristen.”

Ketiga, apakah nama “Saksi Yehuwa” adalah monopoli organisasi Menara Pengawal? Saya percaya bahwa orang Kristen yang mengaku diri pengikut Kristus dan Saksi Kristus (Kisah 1:8), tentunya juga adalah Saksi Yehuwa, karena Yesus adalah salah satu dari Tiga Pribadi dalam Satu Yehuwa yang kekal. Jadi, istilah ini bukanlah monopoli organisasi Menara Pengawal saja.

Keempat, sebenarnya sama saja dengan banyak orang Kristen yang protes ketika Menara Pengawal menyebut dirinya Kristen. Bagaimana jawaban Saudara terhadap orang Kristen yang protes seperti itu? Seperti itu jugalah respon saya jika ada yang keberatan orang Kristen menggunakan nama “Saksi Yehuwa”.

Kelima, saya adalah Saksi Yehuwa, tetapi bukan Saksi Yehuwa yang tunduk kepada Organisasi Menara Pengawal, karena menurut hasil riset, ternyata saya mendapati bahwa Menara Pengawal bukanlah Organisasi Yehuwa, yang adalah organisasi yang menggunakan nama Yehuwa, padahal nubuatannya tidak berasal dari Yehuwa (Ul. 18:20-22).

(1 Tesalonika 5:21) Hendaklah kamu memastikan segala sesuatu; berpeganglah erat pada apa yang baik.

"Saksi-Saksi Yehuwa percaya bahwa semua ajaran agama harus diuji dahulu kebenarannya dengan menggunakan Tulisan-Tulisan Kudus yang terilham, entah ajaran itu dikemukakan oleh mereka sendiri atau oleh pihak lain. Mereka mengundang Saudara—mengimbau Saudara—untuk berbuat demikian saat berdiskusi bersama mereka." (jt hlm. 4 Siapakah Mereka?)

20 komentar:

Anonim mengatakan...

salam kenal ..saya dukung misi anda ....beritakanlah kebenaran firman TUHAN, jangan cemaskan apa yg akan terjadi sebab itu sudah wewenang TUHAN bukan beban kita lagi ....TUHAN MEMBERKATI ANDA -El Shadhai-

saksiyehuwa mengatakan...

terima kasih, El Shadday.
mari sama-sama kita belajar Alkitab lebih dalam lagi

Anonim mengatakan...

Ckckckckckck...ciri2 org MURTAD,ya begini nih!! Korban kegelapan rohani,menganggap diri bnr. Kurang teliti kamu.

saksiyehuwa mengatakan...

apakah kamu menganggap dirimu benar?

:)

jawablah juga pertanyaan Sdr sendiri



salam

Rehuellah Angela mengatakan...

apa yang dibahas di blog anda sangat benar, saya jadi kasian sama orang beberapa anak muda seumur saya yang justru jadi saksi Yehuwa tanpa mengecek kebenaran Alkitab terlebih dahulu. ada saran untuk menyadarkan mereka tapi secara menyamping dan dimulai dari hal kecil yang tidak menyinggung?

saksiyehuwa mengatakan...

cara terbaik adalah dengan diskusi. namun ini bukanlah cara yang mudah, karena mengharuskan kita untuk sebelumnya banyak membaca mengenai Saksi Yehuwa.

Sdri dapat memberikan link blog ini kepada teman-teman Sdri yang bergabung dengan Saksi Yehuwa. dan Sdri minta pendapat mereka mengenai apa yang tertulis di blog ini, sambil Sdri terus banyak belajar mengenai mereka.

jika Allah memberikan kerinduan itu kepada Sdri, berarti Ia akan menggunakan Sdri juga.

Anonim mengatakan...

Puji Tuhan, terimakasih Anda telah berkenan menulis blog ini. Saya sudah mereferensikan link blog ini kpd adik saya yg sedang gencar2nya menggumuli ajaran ini. Kami dari keluarga Katolik. Kiranya Tuhan memberkati Anda & segala usaha Anda dalam hal berbuat kebaikan & kebenaran dalam nama Tuhan. Amin.

Anonim mengatakan...

Shaloom....
Saya ingin bertanya pada anda... Yesus adl Allah, bgmn menurut anda?
mengapa?
Menurut anda siapa Yesus?
Thx U

saksiyehuwa mengatakan...

shalom,
1. memang Yesus adalah Allah, karena Alkitab yang mengatakan demikian. misalkan pada Yoh. 1:1
2. Yesus adalah salah satu dari tiga pribadi Allah.

cynthia weasley mengatakan...

kalau yesus adalah allah, lalu bagaimana di ayat Mat. 26:39 ? apakah yesus berdoa kepada diri sendiri? gimana sihhhh

Larry Siwu mengatakan...

Nama saya Larry

Dear Author

Saya ingin membagikan sedikit pandangan saya mengenai Yesus Kristus; Anak Allah. Agak panjang memang, sbb:


(Matius 18:7) >> "Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya." - Tuhan Yesus
(Lukas 17:1) >> "Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya." - Tuhan Yesus

Rasul Yohanes berpesan dalam suratnya:

"Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita. Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya." - (1 Yohanes 2:19-20)
"Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu." - (ayat 26 pasal 2)
"Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia. - (ayat 27 pasal 2)
"Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya." - (ayat 28 pasal 2)

~bersambung~

Larry Siwu mengatakan...

~sambungan~

Tuhan Yesus berkata penyesatan akan terjadi, dan seperti kita ketahui penyesatan sudah ada dan masih berlangsung sampai sekarang. Dan menurut rasul Yohanes (menurut Alkitab) mereka berasal dari antara Jemaat (Gereja); sama halnya diantara keduabelas murid-murid Tuhan Yesus - ada satu orang yang mengikuti bisikan Iblis (Yudas Iskariot) sehingga ia tersesat dan akhirnya posisinya telah digantikan sesuai dengan nubuatan nabi (Kisah Para Rasul 1:20). Nah, Jemaat yang benar, dalam hal ini orang-rang percaya adalah Jemaat yang oleh pengurapan Roh Yang Kudus dapat mengetahui ajaran-ajaran yang menyesatkan dewasa ini.
Rasul Yohanes berkata: "... sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu... sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu..."
Saya rangkum tulisannya menjadi: >>sebagaimana pengurapan dari Tuhan Yesus 'dahulu' telah mengajar tentang segala sesuatu kepada kita<< >>"... tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu." - Tuhan Yesus (Yohanes 14:26)
Saat kita membaca kata 'dahulu' di ayat 27, maka akan timbul pertanyaan 'sejak kapan dahulu-nya itu'? Ya sejak kita mengenal Pribadi Yesus Kristus yang diberitakan oleh murid-murid-Nya (rasul-rasul-Nya). Dan segala sesuatu atau pengajaran rasul-rasul yang ditulis; yaitu Injil keselamatan (kabar baik) yang sampai kepada kita; tidak lain dan tidak bukan adalah ajaran dari Tuhan Yesus. Namun si penyesat-penyesat; yaitu roh antikristus selalu berusaha membengkokan ajaran atau Injil yang diberitakan oleh para rasul perihal 'iman' kepercayaan kita kepada Yesus Kristus yang oleh-Nya para rasul rela menyerahkan hidupnya untuk mati/martir bagi-Nya.

~bersambung~

Larry Siwu mengatakan...

~sambungan~

Rasul Yohanes menuliskan:
"... sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita." - (1 Yohanes 5:1)
Rasul Yohanes berkata yang mengalahkan dunia adalah IMAN kita. Bayangkan betapa besarnya pengaruh 'iman' ini di dalam kehidupan umat manusia!
Menurut saya iman adalah keyakinan yang kita percayai; kepercayaan yang kita yakini.
Di dalam (Ibrani 11:1) mengatakan: "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat."
Dalam suratnya rasul Pailus berkata: "Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?" - (Roma 8:24)
Namun satu hal yang perlu kita sadari, yaitu; dengan pengharapan yang belum kita lihat ini, Iblis juga beroleh kesempatan untuk masuk ke dalam pikiran kita dengan tujuan menipu/menghasut 'iman' kita, yaitu pengenalan kita akan Yesus Kristus. Rasul Yohanes berkata: "Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya." - (1 Yohanes 5:1)
"Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?" - (1 Yohanes 5:5)
"Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah." - (Yohanes 5:18)
"Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." - (Yohanes 10:33)

Pengertian dan konsep 'Yesus Kristus adalah ANAK' adalah sangat penting untuk kita pahami. Dan ahli-ahli Taurat sangat mengerti tentang konsep 'Anak' ini. Sebab anak tidak dicipta, tetapi dilahirkan oleh Allah (Roh Kudus yang menaungi perawan Maria) ke dalam dunia untuk menebus dosa-dosa umat manusia. Dan dengan konsep 'Anak' inilah Allah (dalam hal ini Tuhan Yesus) mengajarkan kita konsep 'ketaatan seorang anak kepada Bapanya'. Seluruh manusia dilahirkan dari satu rahim, yaitu Hawa; Hawa diambil dan dibentuk dari tulang rusuk Adam; dan Adam dicipta oleh Allah.

~bersambung~

Larry Siwu mengatakan...

~sambungan~

"Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." - (Kejadian 1:26)
Jadi kesimpulannya seluruh manusia adalah ciptaan Allah. Jadi salahkah jika kita mengatakan seluruh manusia adalah ciptaan Tuhan Yesus? Tidak!
"Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya." - (Yohanes 1:10)
"Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia." - (Kolose 1:15-17)
"Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku AKAN menjadi Bapa-Nya, dan Ia AKAN menjadi Anak-Ku?" Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia." - (Ibrani 1:2-6)

Itulah sebabnya di dalam Injil Yohanes, penulisnya (red- rasul Yohanes) berkata: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." - (Yohanes 1:1)
Mengapa ditulis 'Pada mulanya adalah Firman', bukannya 'Pada mulanya adalah Allah'?
Bukankah seharusnya Allah adalah yang awal dari segala sesuatu? Siapa yang dapat mengukur 'pada mulanya' di dalam (Yohanes 1:1) ini?
'Pada mulanya' dalam (Yohanes 1:1) adalah permulaan yang 'tidak berawal' atau permulaan dalam kekekalan. (Yohanes 1:1) lebih lama waktunya, jauh sebelum peristiwa (Kejadian 1:1). Saya yakin tidak ada satu manusia pun yang dapat mengukur titik awal 'pada mulanya' di dalam (Yohanes 1:1). 'Pada mulanya' di dalam (Kejadian 1:1) memberitahukan/menjelaskan/mencatat 'permulaan penciptaan'; namun (Yohanes 1:1) mencatat 'permulaan azali'; yaitu permulaan yang tidak diketahui kapan muasalnya.
Pada permulaan yang kekal itu Yohanes berkata: "... Firman itu bersama-sama dengan Allah..." Jadi dalam permulaan kekekalan; sebelum penciptaan segala sesuatu, sebelum ada malaikat-malaikat, sebelum ada tahta, atau apapun yang bisa kita sebut, baik di bumi maupun di sorga - Firman itu sudah bersama-sama dengan Allah. Kemudia rasul Yohanes menandaskan sekali lagi bahwa "Firman itu adalah Allah".
"Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; "Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang SEORANG DIRI membentangkan langit, yang menghamparkan bumi--SIAPAKAH YANG MENDAMPINGI AKU?" - (Yesaya 44:24)

~bersambung~

Larry Siwu mengatakan...

~bersambung~

Jadi pengertian 'Anak' yang kita miliki dan pahami harus benar, supaya IMAN yang kita percayai tidak salah. Sebab jika pemahaman tentang IMAN yang kita percayai dan yakini tidak akurat, maka ketidakakuratan ini akan menuntun kita kepada kesesatan. Jadi jelas, bahwa baik para nabi dan para rasul (dalam hal ini Kitab Suci atau ALKITAB) tidak pernah mengatakan bahwa Yesus adalah malaikat Mikhael; sebab malaikat adalah ciptaan dari Sang Pencipta, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Yesus Kristus Anak Allah yang hidup.
"lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." - (Matius 3:17)
"Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." - (Matius 17:5)
"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." -(Matius 28:18-20)
"Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya. Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. - (Yohanes 5:21-23)

Jadi, Jika ada orang atau malaikat sekalipun yang mengajarkan 'Injil yang lain' dan memberitakan 'Yesus yang lain' dari yang sudah diajarkan oleh rasul-rasul Tuhan, rasul Paulus mengatakan: "terkutuklah dia."

"Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima." - (2 Korintus 11:4)
"Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, TERKUTUKLAH DIA. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, TERKUTUKLAH DIA." - Galatia 1:6-9)

Jadi, apapun pilihan saudara-saudara, berjalanlah sesuai apa yang saudara-saudara yakini sebagai suatu kebenaran, dan jangan memandang manusia (entah dia pendeta) atau organisasi Kristen (apapun itu). Berpeganglah pada Injil yang sejati; yaitu Injil Kristus, dan bersandarlah pada Kristus. Dialah pengharapan kita dan sumber keselamatan kita; Dia jugalah; melalui Roh Kudus yang akan menyatakan/menyingkapkan dan menuntun saudara-saudara kepada orang-orang percaya yang terhubung kepada Tuhan dan akurat di dalam firman-Nya (Jemaat-Nya) untuk bersekutu bersama, saling membangun dan memberkati kota dan bangsa dimana kita berada, dan memimpin mereka kepada kebenaran melalui perkataan dan perbuatan kita; melalui hidup kita.

Salam kasih Kristus

Anonim mengatakan...

Mengapa anda setuju Yesus adalah Allah, bukan anak Allah?maksaih

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdri Cynthia,

semoga bahasan di http://www.saksiyehuwa.org/2011/02/jika-yesus-adalah-allah-mengapa-ia.html
dapat membantu.

salam,
MKSY

Anonim mengatakan...

mas saksi, jawab aja pertanyaan sdr Cynthia gak usah pake lama...
gitu aja kok repot kata gus dur ...

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdr. Anonim (13 Mei 2013 12.27),

Pertanyaan Sdr Cinthya sudah saya jawab sejak 31 Maret 2013 yang lalu.

salam, MKSY

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdr. Anonim (8 Maret 2013 14.03)

(Yohanes 5:18, TDB) Sesungguhnya, oleh karena itulah orang-orang Yahudi makin berupaya membunuh dia, karena ia tidak saja melanggar hari Sabat tetapi ia juga menyebut Allah sebagai Bapaknya sendiri, membuat dirinya sama dengan Allah.

Bagaimana menurut Sdr?

salam,
MKSY