Blog ini tidak dibuat oleh seorang Saksi Yehuwa. Blog ini membahas ajaran Saksi Yehuwa dengan menggunakan publikasi dan Alkitab. Ditujukan kepada siapa saja yang berhati tulus dan ingin memeriksa kebenaran pengajaran Saksi Yehuwa.

Senin, 02 April 2012

1 Pet. 3:18: Yesus dibangkitkan dalam rupa roh?

Pada hari minggu ini, orang Kristen akan memperingati hari kebangkitan Yesus. Namun, Saksi Yehuwa tidak memperingatinya. Ini bukan karena Saksi Yehuwa tidak percaya bahwa Yesus bangkit, namun karena Saksi Yehuwa terganggu hati nuraninya karena budaya Paskah seringkali dikaitkan dengan hari peringatan dalam kekafiran.

Tapi ada perbedaan yang jelas dalam kejadian kebangkitan Yesus. Kekristenan percaya bahwa Yesus bangkit secara fisik, Saksi Yehuwa percaya bahwa Yesus bangkit secara roh.

Saksi Yehuwa menggunakan beberapa ayat, misalkan 1 Pet. 3:18 untuk membuktikan bahwa Yesus bangkit secara roh.

Namun kali ini kita tidak akan membahas ayat ini dengan menggunakan TDB, melainkan menggunakan New World Translation (NWT), karena ada perbedaan terjemahan yang sangat bermakna pada keduanya. Hal ini mengajarkan pada kita bahwa tidak selamanya TDB sejalan dengan NWT.

Saudara tidak perlu takut karena kita menggunakan NWT, malahan kita harus merasa lebih akurat, karena TDB adalah versi bahasa Indonesia dari NWT, bukan dari teks Yunani.

1 Petrus 3:18, TDB

Bahkan Kristus mati … , tetapi dihidupkan sebagai roh.

1 Peter 3:18, NWT

Why, even Christ died …, but being made alive in the spirit.

Dalam NWT, dikatakan bahwa Yesus “dihidupkan dalam roh”. Apakah “dihidupkan dalam roh” sama dengan “dihidupkan sebagai roh”?

Ternyata tidak.

PERTAMA, Alkitab beberapa kali menggunakan menggunakan istilah “dalam daging” dan “dalam roh”.

Rom 8:8-9, LAI

Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Ketika Alkitab mengajarkan agar kita hidup “dalam roh” tentu bukan berarti kita hidup sebagai makhluk roh tanpa daging, bukan?

Jadi, dibangkitkan “dalam roh” berarti dibangkitkan oleh kuasa Roh Kudus (ingat kalau Bapak juga membangkitkan Yesus [Kisah 2:32], dan Yesus membangkitkan diri-Nya sendiri [Yoh. 10:17,18]). Jadi, pada konteks ini, “dibangkitkan dalam roh” berarti “dibangkitkan dengan kuasa Roh Kudus”.

KEDUA, roh menunjuk rupa yang tidak fana. “Tidak fana” maksudnya roh tidak dapat rusak, membusuk, mati, dll. Yesus mati dalam keadaan manusia fana, dan dibangkitkan dalam rupa yang tidak fana.

1 Korintus 15:42, TDB

Demikian juga kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kefanaan, dibangkitkan dalam ketidakfanaan.

Apakah lantas berarti Yesus bangkit dalam rupa roh? Ternyata tidak. 11 ayat setelah ayat tersebut menyatakan:

1 Korintus 15: 53, TDB

Karena yang fana pasti akan mengenakan ketidakfanaan, dan yang berkematian akan mengenakan peri tidak berkematian.

Ini adalah hal yang sangat penting untuk dipahami. Seringkali kita berpikir bahwa kefanaan akan digantikan oleh ketidakfanaan. Ayat di atas tidak mengajarkan demikian. ayat di atas mengajarkan bahwa kefanaan akan mengenakan ketidakfanaan. Kata kunci di sini adalah “mengenakan”. Ini berarti Yesus tidak melepaskan kefanaan-Nya, melainkan Ia menambahkan ketidakfanaan. Sama halnya ketika kita mengenakan baju, berarti kita menambahkan kain di atas kulit kita, bukannya menggantikan kulit dengan kain.

Jadi, Yesus tetap bangkit dalam tubuh jasmaninya (yang fana) namun Ia mengenakan ketidakfanaan.

14 komentar:

Anonim mengatakan...

bung admin bknnya dgn bangkit dalam roh bisa juga jadi tubuh jasmani ya? saya rasa ini lebih sesuai krn Yesus menampakan diri bbrp kali di bbrp tempat berbeda, jd tubuh roh lebih sesuai. -saya bkn saksi

saksiyehuwa mengatakan...

kalau dengan tubuh roh, memang Ia bisa muncul diberbagai tempat, tapi yang aneh, Yesus bahkan menyuruh Thomas untuk mencucukkan jarinya ke luka-Nya. kalau Yesus dalam bentuk tubuh roh, (1) bisa disentuh?, (2) mencucukkan jari adlaah untuk membuktikan bahwa Ia bangkit dnegan tubuh yang sama seperti tubuh pada saat Ia mati, jelas ini lebih cenderung menunjuk pada tubuh jasmani.

bagaimana cara menyelaraskan ini? kuncinya adalah "tubuh kemuliaan".
tubuh kemuliaan=tubuh jasmani + ketidakfanaan

Anonim mengatakan...

1 Ptr 3:18
(KJV+) ForG3754 ChristG5547 alsoG2532 hath onceG530 sufferedG3958 forG4012 sins,G266 the justG1342 forG5228 the unjust,G94 thatG2443 he might bringG4317 usG2248 to God,G2316 being put to deathG2289 in the(G3303) flesh,G4561 butG1161 quickenedG2227 by theG3588 Spirit:G4151



sedangkan di Roma 8:9
(KJV+) ButG1161 yeG5210 areG2075 notG3756 inG1722 the flesh,G4561 butG235 inG1722 the Spirit,G4151 if so be thatG1512 the SpiritG4151 of GodG2316 dwellG3611 inG1722 you.G5213 NowG1161 if any manG1536 haveG2192 notG3756 the SpiritG4151 of Christ,G5547 heG3778 isG2076 noneG3756 of his.G848

Jadi?
Sdr menggunakan persamaan yang tidak benar, karena kata Yunani yang digunakan adalah tidak sama


Mohon ditampilkan.
By Kevin

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdr. Kevin,
oh maaf saya keliru.
saya mengikuti terjemahan NWT yang "...but being made alive IN the spirit." (1 Ptr. 3:18)

seperti yang Sdr buktikan, ternyata ayat ini salah diterjemahkan MP, dan saya malah mengikuti terjemahan itu.

terima kasih masukannya,
salam,
MKSY

Anonim mengatakan...

Ada beragam terjemahan untuk

1 Petrus 3:18,

berikut ini saya kutipkan:

(NWT) Why, even Christ died once for all time concerning sins, a righteous [person] for unrighteous ones, that he might lead YOU to God, he being put to death in the flesh, but being made alive in the spirit.

(NET) 3:18 Because Christ also suffered31 once for sins, the just for the unjust, to bring you to God, by being put to death in the flesh but by being made alive in the spirit.

(TDB) ...karena ia dibunuh sebagai manusia, tetapi dihidupkan sebagai roh.

(DRB) Because Christ also died once for our sins, the just for the unjust: that he might offer us to God, being put to death indeed in the flesh, but enlivened in the spirit,

(ESV) ... being put to death in the flesh but made alive in the spirit,

(IBIS) Sebab Kristus sendiri mati hanya sekali saja, untuk selama-lamanya karena dosa manusia--seorang yang tidak bersalah, mati untuk orang yang bersalah. Kristus melakukan itu supaya Ia dapat membimbing kalian kepada Allah. Ia dibunuh secara jasmani, tetapi dihidupkan kembali secara rohani.

(ISV) For the Messiah also suffered for sins once for all, an innocent person for the guilty, so that he could bring you to God. He was put to death in a mortal body but was brought to life by the Spirit,

(ITB) Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

(KJV) For Christ also hath once suffered for sins, the just for the unjust, that he might bring us to God, being put to death in the flesh, but quickened by the Spirit:

(KJV+) ForG3754 ChristG5547 alsoG2532 hath onceG530 sufferedG3958 forG4012 sins,G266 the justG1342 forG5228 the unjust,G94 thatG2443 he might bringG4317 usG2248 to God,G2316 being put to deathG2289 in the(G3303) flesh,G4561 butG1161 quickenedG2227 by theG3588 Spirit:G4151

(LITV) Because even Christ once suffered concerning sins, the just for the unjust, that He might bring us to God; indeed being put to death in the flesh, but made alive in the Spirit;

(MKJV) For Christ also once suffered for sins, the just for the unjust, that He might bring us to God, indeed being put to death in the flesh, but made alive in the Spirit;

(Webster) For Christ also hath once suffered for sins, the just for the unjust, that he might bring us to God, being put to death in the flesh, but made alive by the Spirit:

(WNT) because Christ also once for all died for sins, the innocent One for the guilty many, in order to bring us to God. He was put to death in the flesh, but made alive in the spirit,

(YLT) because also Christ once for sin did suffer--righteous for unrighteous--that he might lead us to God, having been put to death indeed, in the flesh, and having been made alive in the spirit,

1. Kalau Sdr, menyatakan bahwa terjemahan NWT adalah salah terjemahan, dapatkah Sdr menjelaskan untuk saya dan pembaca blog lainnya, terjemahan manakah yang benar untuk 1 Petrus 3:18?

2.Point yang ingin saya sampaikan sebenarnya bukan masalah benar atau tidaknya terjemahan-terjemahan tersebut, tetapi Sdr membandingkan 1 Petrus 3:18 “dihidupkan sebagai roh” (TDB) / “being made alive in the spirit” dengan Roma 8:9 “melainkan dalam Roh” (TB). Dan Anda menyatakan itu adalah sama. Apakah cara seperti ini adalah cara yang jujur?Sedangkan tata bahasa dan kata yunani yang di gunakan dalam 1 Petrus 3:18 dan Roma 8:9 tentulah berlainan? Silakan ditanggapi. Buktikan kalau Sdr adalah penulis dan pengutip yang yang jujur,


NB:
NWT dan NET sama dalam menerjemahkan 1 Ptr 3:18 yaitu "being made alive in the spirit."


Salam,
Kevin.

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdr. Kevin,
1.sepertinya Sdr salah paham maksud saya. pada komentar saya yang lalu saya mengatakan bahwa ayat tsb "salah diterjemahkan", maksudnya TDB salah menerjemahkan NWT. "...in the spirit" diterjemahkan TDB sebagai "..sebagai roh". (seperti yang saya tunjukkan pada posting saya)
2.mengenai hubungannya dengan Rom. 8:9, di komentar saya sebelumnya, saya sudah minta maaf untuk kekeliruannya. akan saya koreksi tulisan ini pada waktu mendatang.

senang dengan komentar Sdr, dan saya menantikan komentar2 Sdr pada tulisan saya yang lainnya.

salam,
MKSY

Anonim mengatakan...

Dear Sdr. MKSY

Izinkan saya menyelami jalan pikiran atau Alur penalaran Sdr.
Sdr menyatakan bahwa TDB salah dalam menerjemahkan ayat 1 Ptr 3:18 dari NWT sedangkan NWT benar:

TDB 1 Ptr 3:18 : “…Karena ia dibunuh sebagai manusia, tetapi dihidupkan sebagai roh “ = Salah

NWT 1 Ptr 3:18 : “…but being made alive in the spirit.” = Benar

kelihatannya Sdr sangat terpaku dengan kata “IN”, di TDB diterjemahkan “sebagai” sedangkan di NWT menurut Sdr. diterjemahkan “di dalam”.

Dengan Alur penalaran seperti itu sama saja Sdr. sedang mengatakan :

- Saksi Yehuwa di Indonesia (yang memakai TDB) percaya bahwa Yesus dibangkitkan sebagai pribadi Roh, sedangkan

- Saksi Yehuwa di Inggris (yang memakai NWT) percaya bahwa Yesus dibangkitkan di dalam Roh.

Keberatan seperti itu tidaklah benar, mari kita buktikan dengan cara memeriksa penjelasan Publikasi dari ayat 1 Petrus 3:18 dari bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dalam hal ini kita memakai buku bertukar pikiran,

*** rs hlm. 156 Kebangkitan ***
Apakah Yesus dibangkitkan dalam tubuh jasmani, dan apakah ia mempunyai tubuh demikian di surga sekarang?
1 Ptr. 3:18: ”Kristus mati sekali untuk selamanya sehubungan dengan dosa-dosa, orang yang adil-benar untuk orang-orang yang tidak adil-benar, untuk membimbing kamu kepada Allah, karena ia dibunuh sebagai manusia, tetapi dihidupkan sebagai roh [”secara rohani”, BIS].” (Pada waktu dibangkitkan dari antara orang-orang mati, Yesus dihidupkan lagi dengan suatu tubuh roh. Dalam teks Yunani kata-kata ”manusia” dan ”roh” dipertentangkan satu sama lain, dan kedua-duanya dinyatakan dalam kasus datif; jadi, jika seorang penerjemah menggunakan terjemahan ”secara rohani” ia juga harus konsekuen mengatakan ”secara manusia atau jasmani”, atau jika ia menggunakan ”sebagai manusia” ia juga harus mengatakan ”sebagai roh”.)

*** rs p. 334 Resurrection ***
Was Jesus raised in a body of flesh, and does he have such a body in heaven now?
1 Pet. 3:18: “Christ died once for all time concerning sins, a righteous person for unrighteous ones, that he might lead you to God, he being put to death in the flesh, but being made alive in the spirit [“by the Spirit,” KJ; “in the spirit,” RS, NE, Dy, JB].” (At his resurrection from the dead, Jesus was brought forth with a spirit body. In the Greek text the words “flesh” and “spirit” are put in contrast to each other, and both are in the dative case; so, if a translator uses the rendering “by the spirit” he should also consistently say “by the flesh,” or if he uses “in the flesh” he should also say “in the spirit.”)

Jelas bukan bahwa maksud TDB dan NWT sejalan?

Jika sdr masih mengatakan bahwa TDB salah menerjemahkan NWT (NWT benar), dapatkah Sdr menjelaskan Fil 2:6?

Php 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan (TB) (sudah setara Allah)

Php 2:6 Who, being in the form of God, thought it not robbery to be equal with God: (KJV)(belum/tidak setara Allah)

apakah dalam hal ini orang Kristen yang memakai TB berbeda kepercayaan dengan orang Kristen yang memakai KJV? Tidak Sdr. yang saya tahu penerjemah TB maupun penerjemah KJV adalah Trinitarian.

_cmiiw
Kevin.

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdr Kevin,

1. Sdr salah paham maksud saya. yang saya maksud dengan TDB salah terjemahan, maksudnya salah diterjemahkan dari NWT (mengingat TDB adalah terjemahan dari NWT ke dalam bahasa Indonesia).
kalau mau diterjemahkan secara harafiah, maka TDB seharusnya "dalam", bukan "sebagai"

2. dan tidak dapat disamakan dengan saya berpikir bahwa SSY di Indo percaya lain, dan SSY di INggris percaya lain. dan ini tidak mungkin, karena dalam membaca Alkitab, SSY pasti dituntun oleh banyak sekali publikasi yang isinya sama seluruh dunia.

sama halnya dengan perbedaan terjemahan yang sudah banyak diketahui:
(Keluaran 3:14,TDB) ”AKU AKAN MENJADI APA PUN YANG AKU INGINKAN.”
(Exodus 3:14, NWT) “I SHALL PROVE TO BE WHAT I SHALL PROVE TO BE.”

terjemahan TDB dan NWT di sini jelas beda. tapi tidak memunculkan perbedaan pemahaman antara SY di Indo dan yang di Inggris, bukan? itu karena ketika membaca ayat Kel. 3:14 ini, seorang SY dituntun oleh banyak sekali publikasi yang mengajarkan hal yang sama di seluruh dunia. sehingga terjemahamn 1 ayat yang berbeda, hampir sama sekali tidak ada efeknya.

3. ttg fil 2:6, yang KJV, saya rasa terjemahan KJV agak ganjil, karena sudah jelas ditulis "being in the form of God", tapi belakangnya "thought it not robbery to be equal with God".

salam,
MKSY

Anonim mengatakan...

Dear Sdr. MKSY.

1. Jika TDB menerjemahkan dari NWT secara literal, maka
1 Peter 3:18 “. . .he being put to death in the flesh, but being made alive in the spirit. . .”

1 Petrus 3:18 . . .karena ia dibunuh di dalam manusia, tetapi dihidupkan di dalam roh.

jika diterjemahkan secara literal dari NWT, maka

- Apa artinya di bunuh di dalam manusia?

- seperti kutipan saya dari publikasi rs, 1 Ptr 3:18 adalah kasus datif.

silakan Sdr Kunjungi link ini http://www.sarapanpagi.org/inkarnasi-penjelmaan-vt62.html

di situ BP (admin Sarapan Pagi) mengatakan bahwa 1 Ptr 3:18 adalah kasus datif. “Petrus berkata tentang Kristus yang mati untuk kita ‘dalam keadaanNya sebagai manusia’
(σαρκι - sarki, kasus datif dari σαρξ - sarx) :”

2. Sebenarnya kalau Sdr terlalu berpaku pada kata “IN”, apakah itu benar-benar IN? sebenarnya itu bukan kata “IN” yang berdiri sendiri namun “IN THE” (merupakan Frasa bukan kata) ini terlihat dari terjemahan KJV+

1 Pet 3:18 being put to deathG2289 in the(G3303) flesh,G4561 butG1161 quickenedG2227 by theG3588 Spirit:G4151

dalam KJV+ frasa IN yg saudara ingin coba bahas adalah “by the” dan dan NWT menerjemahkannya menjadi “In the”

sedangkan dalam bahasa Indonesia, Frasa ini TIDAK HARUS diterjemahkan “di dalam”
contohnya TDB, BIS, TB

Ia dibunuh secara jasmani, tetapi dihidupkan kembali secara rohani. (BIS)

dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh (TB)


3. Di 1 Kor 15:44, 45 Yesus disebutkan menjadi Roh. (KJV)

1Co 15:44 It is sown a natural body; it is raised a spiritual body. There is a natural body, and there is a spiritual body.
1Co 15:45 And so it is written, The first man Adam was made a living soul; the last Adam was made a quickening spirit.

4. Silakan kunjungi http://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/1200003709?q=Dalam+kasus+Yesus+Kristus&p=par

“Dalam kasus Yesus Kristus, ia menyerahkan kehidupan manusianya sebagai korban tebusan demi manfaat umat manusia. Penulis terilham buku Ibrani menerapkan Mazmur ke-40 atas diri Yesus dan melukiskan bahwa sewaktu ”datang ke dunia” sebagai Mesias Allah, ia mengatakan, ”Korban dan persembahan tidak kauinginkan, tetapi engkau menyiapkan suatu tubuh bagiku.” (Ibr 10:5) Yesus sendiri mengatakan, ”Sesungguhnya, roti yang akan kuberikan adalah dagingku demi kehidupan dunia.” (Yoh 6:51) Selaras dengan itu, Kristus tidak dapat mengambil kembali tubuhnya sewaktu dibangkitkan, yang berarti mengambil kembali korban yang dipersembahkan kepada Allah bagi umat manusia. Selain itu, Kristus tidak akan tinggal di bumi lagi. ”Rumah”-nya ada di surga bersama Bapaknya, yang adalah roh, bukan daging. (Yoh 14:3; 4:24) Oleh karena itu, Yesus Kristus menerima suatu tubuh yang mulia, tidak berkematian, dan tidak fana, karena ”dia adalah cerminan kemuliaan [Yehuwa] dan gambaran yang tepat dari pribadinya, dan dengan firmannya yang penuh kuasa dia mendukung segala perkara; dan setelah melakukan pemurnian karena dosa-dosa kita, dia duduk di sebelah kanan Yang Agung di tempat-tempat yang mulia. Dengan demikian dia menjadi lebih baik daripada malaikat-malaikat [yang adalah pribadi-pribadi roh yang perkasa], sesuai dengan nama yang telah diwarisinya, yang lebih unggul daripada nama mereka”.—Ibr 1:3, 4; 10:12, 13.”



By Kevin N

Anonim mengatakan...

Kok komentar saya belum dipublish ya?
Apa tidak bisa jawab?
Makanya jangan maen maen sama SY.


salam,
Kevin.

PAUL MATTHEW Bucaning mengatakan...

@SaksiYehuwa

Saya merupakan Kristian-Katolik dan gereja kami juga bersetuju dengan beberapa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa.

Jika anda masih bingung dengan ajaran SSY, silalah berkunjung ke laman sesawang terdaftar mereka dan request FREE HOME BIBLE-STUDY dengan mereka daripada anda menghakimi ajaran SSY dengan pemikiran kamu sendiri .

Terima Kasih,
Paul .

Anonim mengatakan...

TERNYATA
oh ternyata.
Selain pandai bersilat lidah Sdr juga sangat pandai dan terbiasa berdusta. Mengapa saya dapat katakan seperti itu? Banyak sekali janji2 muluk2 yang saudara kemukakan, yang mau menanggapi komentar lah, updates tanggal sekian sekian, ternyata updatepun tidak tepat waktu, lebih baik tidak USAH berjanji jika tidak ditepai.

HUffftt.

Maafkan saya harus menulis seperti ini.


Salam.
Kevin.

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Kevin (31 Mei 2013 08.42),

update sering tidak sesuai tanggal karemna saya harus kerja. saya bukan fulltimer, Kevin. Selain itu, ada banyak komentar lain juga yang harus saya baca dan tanggapi, selain dari Kevin. Saya minta maaf jika tidak bisa dengan begitu sigapnya menanggapi tulisan Kevin, karena saya seorang diri, dan saya diperhadapkan dengan puluhan komentar.

salam,

MKSY

saksiyehuwa mengatakan...

Dear Sdr. Kevin, 22 Desember 2012 10.46

3. saya minta waktu untuk mempelajari dan membuat tulisan ttg ayat ini
4. yang dikorbankan Kristus itu kehidupan-nya atau tubuh manusianya?

Salam,
MKSY